Kebersamaan dengan Tuhan 





Views: 525
Preacher: Ps. Agus Rahardja
Date: 18 December 2011
Synopsis:
Kotbah Online minggu ini - Indonesia: Hari-hari ini banyak orang Kristen yang salah prinsip mengenai kebersamaan dengan Tuhan.
Mereka pikir bahwa hidup mereka akan lancar, tidak ada penyakit dan sukses saat mengikuti Tuhan.

Namun, seperti disebutkan dalam Mazmur 34:19, kemalangan atau kesusahan orang benar itu banyak dan Tuhan melepaskan mereka dari semuanya itu.
Kelahiran Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu di Bethlehem mengajarkan kita akan prinsip kebersamaan Tuhan dengan manusia yang bisa kita praktekan karena Firman Tuhan selalu relevan di dalam setiap situasi dan jaman.

Apa prinsip kebersamaan dengan Tuhan?
Apa yang bisa kita pelajari di dalam peristiwa kelahiran Yesus?

Ikuti kotbah ini untuk mempunyai pengertian mengenai prinsip kebersamaan dengan Tuhan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan kita.

Online Sermon in this week - English: Nowadays, there are many Christians who dont have the right principle about fellowship with God.
They think that being a Christian will have a smooth life without any diseases yet a life full of success in following God.

However, as mentioned in Psalm 34:19, a righteous man may have many troubles, but the LORD delivers.
The birth of Jesus Christ 2000 years ago in Bethlehem teaches us about the principle of fellowship with God which we can apply to our life as the Word of God is always relevant in any situation and era.

What is the principle of fellowship with God?
What can we learn from the event of the birth of Jesus?

Watch this week's sermon to understand the principle of the fellowship with God and apply it to our life.